Tampilkan postingan dengan label Romantika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romantika. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Februari 2014

Ketika Aku dan Jatuh Hati

Kepada bentakan keras yang menyentakkan lamunan
Kepada kata-kata kasar yang menggores hati
Kepada wajah angkuh yang menciutkan nyali
Kepada dinginnya tatapan garang

Terimakasih untuk kesan pertama yang membekas
Terimakasih telah mengenalkanku padanya

Pada sosok baik hati nan pekerja keras
Pada sosok tenang dan penuh tanggung jawab
Pada sosok kaku namun dewasa
Pada sosok bijaksana berbalut sabar

Pada dia yang kini membuatku jatuh hati

for: -my hun-
(originally posted on: April 2011)
READ MORE - Ketika Aku dan Jatuh Hati

Sabtu, 18 Juni 2011

Rindu

Rindu itu ketika berkali-kali melirik ponsel berharap ada pesan singkat yang masuk
Rindu itu ketika berkali-kali melihat jam dinding, memastikan belum tiba waktu istirahat siang atau waktu pulang kantor
Rindu itu ketika nada dering berbunyi dan aku terlonjak berharap itu darimu
Rindu itu ketika keinginan menanyakan kabar bertemu dengan diterimanya pesan singkat darimu "hey :)"
READ MORE - Rindu

Rabu, 23 Maret 2011

Once Upon a Time

once upon a time, when the sky was covered with blue
once upon a time, when the sun was smiling too
we're just common people with an ordinary look
we're just common people with an ordinary love
and once upon a time, when I fell in love with you
READ MORE - Once Upon a Time

Kamis, 23 Desember 2010

Kultwit Pernikahan by @asmanadia

Tulisan ini merupakan kumpulan kultwit dari Asma Nadia dengan hashtag pernikahan, yang saya rangkum jadi satu. Masih mentahan, mungkin suatu saat akan saya buat agar kata-kata lebih enak dibaca. Sekarang saya post aja dulu sebelum menguap :)

Apakah yang harus dilihat dari seseorang laki-laki yang datang dengan niat menikahi kita? Apa yang membuat kita perlu percaya akan sakinah bersamanya?
Banyak pertanyaan di kepala seorang muslimah, banyak dialog hati sebelum memutuskan menerima calon yang melamar.
  1. Tentang usia -- bukan perbedaan usia yang matters, tapi seberapa dewasa dia? seberapa siap dia ditempa ujian? ini penting!
  2. Penghasilan tak seberapa -- Pekerjaan/penghasilannya kini tak mencerminkan masa depannya. Alih-alih melihat penghasilan, saya akan mencoba melihat apakah dia gigih berusaha? apa dia pribadi yang rajin, ulet, teguh?
  3. Bagaimana dia memperlakukan saya setelah menikah? -- Bisa diamati lewat bagaimana dia memperlakukan Ibunya.
  4. Bagaimana pembelaannya terhadap umat? -- Saya ajukan syarat jika dia bersedia mengifakkan sebagian waktu saya yang menjadi miliknya, untuk umat.
Manfaatkan waktu ta'aruf (bagi yang tidak berpacaran) untuk mendapatkan info sebanyak-banyaknya tentang calonmu.
Kriteria lain saat memutuskan menerima pasangan hidup, apakah dia mempunyai impian besar dalam hidupnya.

Dalam pernikahan bukan kata cinta setiap hari yang kita butuhkan, akan tetapi bagaimana membuat kita merasa dicintai setiap hari.

Istri dan anak-anak membutuhkan lelaki yang pandai mengelola waktu dan kokoh dalam memproses impian keluarga.

Istri membutuhkan seseorang bukan yang selalu mengiyakan tetapi yang bisa membantu saya membuat keputusan.

Suami adalah calon orang tua dari anak-anakmu. Bisakah melihat figurnya sebagai ayah? Ini penting!

Menikah bukan persoalan ingin. Menjadikan oernikahan media ibadah yang menguatkan pasangan juga anak-anak ke jalan-Nya perlu kesiapan.

Jika seseorang itu belum dihadirkan, jangan pasif. Tapi juga jangan agresif mengejar. Tapi agresif untuk membuat diri makin layak di sisi-Nya. Orang yang baik akan mendapatkan orang yang baik pula.

Kenali calonmu dengan caranya membuat excuse. Alasan/dalih itu penyakit. Tidak sehat untuk diri dan tidak sehat untuk keluarganya.
READ MORE - Kultwit Pernikahan by @asmanadia

Minggu, 19 Desember 2010

Analogi Nyamuk

Dear Nyamuk,
boleh lah kau ada di tempat manapun di penjuru dunia ini. Tapi tolong jangan lah kau masuk diam-diam ke kamarku, sementara aku merasa sudah tak ada celah lagi untukmu.
Dear Nyamuk,
boleh lah kau menyelinap ke kamarku lewat celah yang aku sendiri tak pernah tahu. Tapi tolong jangan lah berkelebat disekelilingku.
Dear Nyamuk,
boleh lah kau modar-mandir di seputarku. Tapi tolong jangan lah ambil darahku barang setetes.
Dear Nyamuk,
boleh lah kau gigit tangan, kaki, atau apapun yang kau suka. Tapi tolong jangan lah kamu berdenging di telingaku seolah kau ingin ku temani begadang.
Dear Nyamuk,
Aku rasa sudah terlalu luas otoritas yang kuberikan di kamarku. Tapi kau tak pernah mengerti. Sudahlah lupakan kamarku. Bolehlah kau jelejahi dunia. Tapi tidak dengan kamarku.

READ MORE - Analogi Nyamuk

Kamis, 25 November 2010

Jangan Mencari Terlalu Sempurna


sebuah catatan kecil yang ditulis melalui facebook. Originally posted by Fifid (udah hampir setahun kenal dia, tapi sampe sekarang saya gak tau, siapa nama asli/nama lengkapnya)

Jika kamu memancing ikan....Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia kembali ke dalam air begitu saja....Karena ia akan SAKIT oleh ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selama ia masih hidup.

Begitulah juga .........

Setelah kamu memberi banyak MENGHARAPKAN kepada seseorang...Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya....Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu. ...Apabila sekali ia retak.... tentu sukar bagimu untuk menambalnya semula.... Akhirnya ia dibuang....

Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH apa adanya....Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESALAHAN bukan mudah bagimu untuk menerimanya.... akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.

Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA bisa jadi hubunganmu akan TERUShingga ke akhirnya....Jika kamu telah memiliki sekepal nasi... yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu lengah, mencoba mencari makanan yang lain..Terlalu ingin mengejar KENIKMATAN lain.Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak bisa memakannya, dan akhirnya kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu. MENYAYANGIMU. ..MENGASIHIMU. ..Mengapa kamu berlengah, dan mencoba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.

by: Mas Fifid (atau Pipit, entahlah...)
READ MORE - Jangan Mencari Terlalu Sempurna

Sabtu, 30 Oktober 2010

Hey You! Yes, You...

Dear Mr. Right...
I think you were there. I think you have told me that you're waiting for me. But in a fact, he was not you. he was Mr. Wrong. He can’t give me the answer. And I ain't sorry.

Dear Mr. Right...
I know i should rove arround the world to find you. As i have done yesterday. No, it wasn’t done. Because i haven’t found you.

Dear Mr. Right...
If in the middle of my journey, i found Mr. Wrong that i guess it’s you, please give me appology. I will continue my journey and left him to find you.

Dear Mr. Right...
if i’m in fatigue limit, let me end my journey. If i’m in the top of my pain, would you continue our journey. Journey to found each other. Would you pick me up. Would you bring me to your castle.

Dear Mr. Right...
If we are in a day that we’ve found each other,let me be your fairy heaven. Let me in your side until He Says “no!”. Let me loving you because of HIM.

Dear Mr. Right...
If Allah say “yes” for us, would you keep me in love with HIM, our Creator. Would you keep me in adore with HIM, our Prophet. Would you be my reminder if i’m not in HIS way. Would you guide me to HIS Heaven.
READ MORE - Hey You! Yes, You...

Sabtu, 04 September 2010

Terlalu Dini

Terlalu pagi aku terjaga
Terjaga karena mimpi yang melenakan
Beringsut perlahan mempersiapkan hariku
Mimpi itu terus terbayang
Sungguh ingin aku raih
Mimpi itu menggangguku sepagian
Sebaiknya aku ke sana, mengejarnya!
Ya... Aku pergi, Aku ke sana menghampiri mimpiku
Ahh, Aku salah...
Mimpi itu memang ada di sana
Tapi sepagi ini terlalu sulit meraihnya
Sepi... Hening di sana
Namun riuh rendah para pemimpi lain yang menghalangi
Sebaiknya Aku pulang
Tak baik berlama-lama di sini
Mengharap mimpi itu jadi milikku
Namun terlalu rentan untuk diraih
Sebaiknya Aku pulang
Menunggu di rumah
Seraya siapkan hariku
Siang nanti aku pasti kembali
Saat para pemimpi lain tak lagi di sana
Saat mentari memeluk bumi dengan hangatnya
Aku akan di sana
Karena aku yakin mimpi itu hanya milikku
Bukan mereka...
READ MORE - Terlalu Dini

Jumat, 06 Agustus 2010

Katakanlah

Lagi suka sekali dengan lagu yang satu ini, Katakanlah-Drive. Sepertinya cocok banget buat DIA yang sedang "terdiam", entah kenapa. Here it is....

Seakan menahan matahari 'tuk kembali
Melakukan hal yang tak mungkin
Menelusuri jalan pikiranmu saat ini
Membuat ku tak berhenti berpikir

Apa yang telah berubah sikapmu padaku
Oh adakah yang ku tak pernah tahu
Jika ada sesuatu yang membuatmu gelisah

Yang kau ingin katakanlah
Yang kau mau katakanlah padaku
Tak ingin kau merubah keadaan ini
Aku merindukan kamu yang dulu

Apakah ku harus meninggalkan semua
Kehidupanku semua yang tak kau suka
Apakah ku harus tak lagi menjadi diriku

Ku berikan waktu untuk berpikir
Cara mengatakannya padaku
Ku ingin kau tahu ku takkan berubah

Yang kau ingin katakanlah
Kau mau katakanlah padaku

Kau ingin katakanlah
Kau ingin katakanlah
Tak ingin kau merubah keadaan ini
Aku merindukan kamu yang dulu

Kamu yang dulu
READ MORE - Katakanlah

Selasa, 27 Juli 2010

DIAM

Diam bukan tanpa sebab
Diam bukan tak melakukan apapun
Diam untuk mencari jawaban
Diam untuk meneguhkan hati
Diam bisa berarti menguji
Diam bisa berarti memohon
Diam juga bisa mencari petunjuk
Diam juga bisa memberi kesempatan
Diam tak lantas menyerah
Diam tak lantas pasrah
Diam dan terus diam seraya terus berucap pinta pada-Nya

Begitu kuterjemahkan diammu
Diam yang begitu tiba-tiba
Diam yang mungkin karena tutur salahku
Ku yakinkan diriku bahwa ini hanya sementara
Ini bukan berarti “tidak”
READ MORE - DIAM

Sabtu, 24 Juli 2010

Teruntuk Calon Suamiku


Wahai Engkau yang Maha Mengetahui...
Siapapun suamiku kelak, berikanlah dia kekuatan untuk selalu mencintai-Mu dan mencintai Rasulullah SAW.
Berikanlah kekuatan padanya agar selalu menjadikan-Mu yang nomor satu di hatinya.
Berikanlah kekuatan padanya agar selalu mencintaiku setelah Engkau dan Rasulullah SAW.
Berikanlah kekuatan padanya agar selalu mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan Rasulullah SAW.
Berikanlah kekuatan padanya agar selalu berjalan di jalan-Mu.
Berikanlah kekuatan padanya agar selalu memperjuangkan Agama-Mu
Berikanlah selalu ridha-Mu dalam setiap langkahnya.
Lindungilah dia dari segala bisik durhaka syaitan.

Wahai Engkau yang Maha Mendengar...
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk senantiasa mendampinginya.
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk mencintainya setelah Engkau dan Rasulullah SAW.
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk menjadi cahaya baginya.
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk menjadi penopang saat dia rapuh.
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk menjadi penyejuk hatinya.
Berikanlah kekuatan pada hamba untuk senantiasa mengingatkannya saat dia lalai dari-Mu.
Lindungilah kami Ya Rabb.
Curahkanlah selalu rahmat dan berkah-Mu.
READ MORE - Teruntuk Calon Suamiku